BERPURA-PURA menjadi sales sebuah produk kecantikan, Munandar (24), warga Desa Parakanjaya, Kemang, Kabupaten Bogor ditangkap aparat Polsek Bogor Barat.
Munandar ditangkap karena diduga telah mencuri handphone milik kakak beradik Irma (50) dan Rita (45) warga Menteng, Bogor Barat. Aksi pencurian dilakukan di rumah korban, Rabu (14/4) lalu. Dalam menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura menawarkan berbagai produk kecantikan. Saat kedua tak sadarkan diri akibat mencium minyak wangi yang diduga mengandung obat bius, pelaku beraksi dengan menggasak HP korban.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pencurian bermula saat Munandar datang ke rumah korban di Menteng untuk menawarkan berbagai produk kecantikan. Saat mencoba menghirup sebuah minyak wangi, tiba-tiba kepala kedua korban pusing dan tidak lama kemudian tidak sadarkan diri. Diduga, minyak wangi yang dihidup korban mengandung obat bius. Saat Irma dan Rita terkulai tidak sadarkan diri, pelaku mengambil HP korban yang diletakan di meja.
Korban yang sadar dari pengaruh obat bius kaget, saat mendapati sales tersebut sudah tidak ada di rumahnya. Yang lebih membuat korban shok, ternyata pelaku juga mengambil HP miliknya. Oleh kedua korban, kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Bogor Barat.
“Setelah mendapatkan laporan, kita langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan korban kepada petugas,” ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Bogor Barat Ipda Budi Santoso.
Polisi yang mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku, akhirnya bisa menangkap Munandar di salah satu rumah temannya di daerah Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (15/4) sekitar 12.00 siang.
Kepada penyidik, Munandar mengaku baru pertama kali melakukan aksinya dengan alasan desakan ekonomi. “Ini baru pertama kali,” katanya di balik ruang tahanan Polsek Bogor Barat.
Ipda Budi Santoso mengatakan, akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 356 junto Pasal 362 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman tujuh tahun penjara.
SEBUAH bus Transjakarta (busway) nyelonong menabrak tukang ojek dan penjual ikat pinggang hingga tewas. Selain itu satu orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dirawat di RS Mediros, Jakarta Timur. Kecelakaan itu terjadi di areal Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (18/4) pukul 14.00.
Tukang ojek motor yang tewas adalah Mukhlisin (41), warga Kampung Jembatan RT 03/02, Penggilingan, Jakarta Timur. Motor milik Mukhlisin, Suzuki Arashi bernopol H 3437 FM pun rusak berat akibat hantaman busway yang dikelola operator Trans Batavia tersebut. Sedang penjual ikat pinggang yang juga meninggal dunia bernama Aan Kurniawan (39) asal Garut, Jawa Barat.
Menurut saksi mata, Johan, seorang sopir Bus Mayasari 507 (jurusan Pulogadung-Tanahabang), kecelakaan berawal saat busway hendak masuk pintu gerbang terminal. "Busway melaju dari Jalan Bekasi Raya menuju pintu masuk khusus Terminal Pulogadung," katanya.
Sesampainya di depan terminal atau di Jalan Perintis Kemerdekaan, busway berwarna biru itu belok kiri masuk ke kawasan terminal. Saat itu di depan busway ada Bus Mayasari 507 yang juga hendak masuk terminal. Busway B-7449-ZX yang dikemudikan Muhaimin (42) mencoba mendahului Bus Mayasari dari arah kanan, tapi yang terjadi busway malah nyelonong lurus menabrak Mukhlisin.
"Mukhlisin saat itu sedang mangkal di pintu masuk terminal. Posisinya duduk di jok motor di trotoar. Motor Mukhlisin terpental menghajar pagar besi taman dan tewas seketika di tempat kejadian," tambah Johan.
Menurut Johan, selain Mukhlisin ada dua korban lainnya, yaitu Syafrudin (36), sopir Bus Mayasari 507, dan Aan Kurniawan, penjual ikat pinggang keliling. Syafrudin dan Aan kemudian dilarikan ke RS Mediros, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur. Aan yang mengalami luka patah tulang di kedua kaki dan memar organ dalam tubuhnya akhirnya menghembuskan nafas penghabisan tewas pukul 17.00.
Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Purwadi mengatakan, kecelakaan itu terjadi lantaran rem busway blong. "Dari pemeriksaan diketahui sopir busway tidak bisa mengendalikan laju busnya karena remnya blong hingga nyelonong menabrak pengojek motor hingga tewas dan dua korban lainnya," ujarnya. Menurut Purwadi, kasus ini langsung ditangani Polda Metro Jaya.
Sementara itu, Direktur BLU Transjakarta, Daryati Asrining Rini, enggan memberikan keterangan banyak. "Maaf Mas saya belum bisa memberikan keterangan karena anggota kami masih mencari tahu penyebab kecelakaan," katanya saat dihubungi via ponsel.
Meski demikian. Daryati mengatakan bahwa biaya pengobatan dan pemakaman para korban ditanggung operator Trans Batavia.
Korban jiwa dari Satpol PP dalam bentrok di Makam Mbah Priok bertambah satu orang lagi. Satpol PP itu adalah Israel Jaya (27), warga Jalan Swadaya RT 2/4, No 97, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Bekasi.
Israel merupakan anggota Satpol PP dari Kecamatan Kelapagading, Jakarta Utara. Jenazah Israel diotopsi di kamar jenazah RSCM.
Israel meninggal di RSUD Tarakan pada Kamis (15/4) pukul 06.00. Sebelumnya Israel menjalani perawatan di Ruang ICU sejak Rabu (14/4) pukul 21.00. Rencananya Israel akan dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, besok, Jumat (16/4).
Wadir Pelayanan Medik, RSUD Tarakan, Julaga mengatakan bahwa Israel merupakan salah satu korban bentrok yang dirawat di RSUD Tarakan. Tiga korban dari warga dan dua orang dari Satpol PP.
Seorang lelaki yang mengaku sebagai kakak ipar Israel saat ditemui di kamar jenazah RSCM mengatakan bahwa Israel merupakan tumpuan keluarga. Israel dikenal sebagai sosok yang pendiam dan bersahaja. Israel dikenal sebagai orang yang tidak macam-macam.
Diungkapkannya, Israel masih lajang dan tercatat sebagai mahasiswa Universitas Mpu Tantular, Jakarta Timur, Fakultas Hukum, semester empat. Israel juga dikenal baik dan gemar bermain sepakbola.
KEPALA Satpol PP DKI Harianto Badjoeri membantah tudingan petugasnya melakukan penyerangan terlebih dahulu dalam kerusuhan yang terjadi di makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara pada Rabu (14/4).
"Kami tidak mungkin melempari lebih dulu karena tidak dipersenjatai dengan batu. Batu yang kami lempar adalah batu yang dilempar warga sebelumnya," kata Badjoeri di Jakarta, Jumat.
Meskipun demikian, Badjoeri tidak menyangkal jika dinamika di lapangan kemudian menimbulkan saling serang antara petugas Satpol PP dengan warga
Dalam melaksanakan tugas, Badjoeri mengatakan Satpol PP sulit menghindari terjadinya kekerasan untuk melaksanakan tugas mereka untuk menegakkan perda dan menertibkan pelanggaran.
Banyak warga yang melakukan perlawanan ketika akan ditertibkan sehingga petugas Satpol PP terpaksa menggunakan kekerasan dalam penertiban itu.
"Jika diserang secara fisik, kami harus bertahan dan melawan balik supaya target penertiban berhasil dicapai. Saat itulah terjadi kekerasan dan kami yang selalu dipersalahkan. Jika warga menurut dan tidak melawan, kami juga tidak akan melakukan kekerasan," kata Badjoeri.
Sosialisasi menurut dia selalu dilakukan sebelum penertiban namun masyarakat seringkali menolak peringatan penertiban itu dan tetap melawan jika penertiban dilakukan Satpol PP.
Termasuk dalam kasus kerusuhan di makam Mbah Priok yang menewaskan tiga petugas Satpol PP dan melukai sedikitnya 100 orang lainnya, Badjoeri menyangkal keras jika pihaknya tidak melakukan sosialisasi.
Bahkan, pendekatan telah dilakukan sejak empat tahun yang lalu namun para ahli waris dan warga pengikutnya menolak penjelasan yang dilakukan termasuk menolak bukti bahwa lahan tersebut adalah milik PT Pelindo II.
"Saya sudah bertemu dengan tokoh-tokoh FBR, FPI, para habib Jakarta Utara, dan perwakilan ahli waris sejak 2006. Kami sudah memberitahu, makam tidak akan digusur tetapi malah dipugar. Hanya akses jalan akan diubah supaya kesterilan terminal peti kemas Koja dapat dijaga," katanya.
Dalam kesempatan wawancara di kantornya itu, Badjoeri bersedia untuk mengungkapkan kembali kronologis kejadian di Koja, Rabu lalu.
Sebanyak 2.000 anggota Satpol PP melakukan apel pagi pada Rabu (14/4) pukul 05.00 di mana Badjoeri mengaku pihaknya mendapat informasi dari intelijen Kodim Jakarta Utara bahwa situasi di sekitar makam Mbah Priok kondusif sehingga penertiban dapat dilakukan.
Namun ternyata di lokasi, masyarakat yang berjaga di sana mendapatkan provokasi bahwa Satpol PP akan menggusur makam sehingga masyarakat kemudian melakukan perlawanan yang mementahkan hasil negosiasi sebelumnya.
Ketika petugas Satpol PP sampai di Jalan Dobo, banyak warga langsung menyerang mereka dengan batu, botol, bom molotov, dan air keras.
Pasukan Satpol PP menurut Badjoeri mengambil posisi bertahan dan perlahan merangsek maju namun sesampainya di depan gerbang, mereka disambut dengan ayunan pedang, clurit, dan berbagai senjata tajam lainnya.
Sebanyak 29 anggota Satpol PP terluka, hingga bentrokan berhenti sementara pada pukul 10.00.
Namun hingga pukul 11.30 itu tidak ada perintah dari Balaikota DKI untuk menghentikan penertiban sehingga Satpol PP kembali maju ke pintu gerbang pada pukul 11.30 sampai 12.30 dan bentrokan kembali terjadi, korban juga berjatuhan.
Sekitar pukul 12.30 ada perintah penarikan pasukan dari Balaikota DKI tetapi tidak dapat langsung dilakukan karena sinyal telepon dan radio HT diacak.
Setelah semua pasukan Satpol PP berhasil ditarik dari pintu gerbang, Badjoeri menyebut ada massa dalam jumlah besar datang dari arah Jalan Jampea.
"Kami ingin mundur tetapi pasukan kami terlanjur terkepung oleh massa. Akhirnya kami menjebol pagar dan tembok TPK Koja dan mengevakuasi diri melalui laut. Akan tetapi ada pasukan yang tertinggal dan disiksa warga sampai tewas tiga orang," kata Badjoeri.
Ia meminta agar polisi mengusut tuntas kasus pembunuhan yang menimpa anggotanya yang dilakukan dengan cara keji menggunakan senjata tajam.
Selain korban jiwa, Satpol PP juga kehilangan 24 unit truk, 43 unit mobil Panther, 14 unit mobil KIA, 2 unit mobil komando, 2 unit mobil kijang, satu unit motor, 575 unit pakaian pengendalian massa dan tameng, serta dua unit HT.
Mengenai tuntutan pemecatan dirinya, Badjoeri mengaku bahwa ia akan berlapang dada jika tindakannya dianggap salah.
"Semua saya serahkan pada Gubernur," katanya.
Sedangkan untuk tuntutan pembubaran Satpol PP, Badjoeri menyarankan agar pemerintah pusat merevisi UU 32/2004 mengenai pemerintah daerah karena keberadaan Satpol PP dilindungi undang-undang untuk menciptakan ketertiban di daerah
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.
Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia
Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.internet.public jurnal.september 2005). Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang
Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.
Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
Pengaruh- pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.
Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?
Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.
Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme
Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :
Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.
Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.
Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.
Rumah mode terkemuka dari Italia, Armani, meminta maaf atas penggunaan gambar yang menyerupai burung Garuda Pancasila, lambang negara Indonesia. Hal tersebut menyusul kontroversi yang timbul sejak munculnya desain kaos dengan label "Stunned Eagle T-shirt" di website Armani Exchange (A|X)
"Masalah ini menjadi perhatian kami dan barang tersebut sudah ditarik dari website kami. Kami meminta maaf kalau ada pihak-pihak yang tersinggung akibat hal tersebut," ujar pernyataan Armani seperti dilansir Reuters, Rabu (27/1/2010).
Sebelumnya, kaus tersebut masuk dalam daftar barang koleksi Januari 2010 yang ditawarkan Armani. Namun, sejak Selasa kemarin sudah tidak dicantumkan lagi. Halaman tautan sebelumnya jika di-klik muncul pesan error dan barang yang dimaksud sudah tidak tersedia.
Meski demikian, kaus yang sama sampai saat ini masih dijual di situs Amazon.com. Jika A|X tadinya hanya membanderol kaus tersebut dengan harga diskon 29 dollar AS, di Amazon.com dijual 42 dollar AS.
Kaus tersebut mendapat sorotan kalangan pengguna Internet di Indonesia sejak Senin (25/1/2010). Pro kontra penggunaan lambang negara di kaus buatan Armani menyebar di forum online, blog, jejaring sosial Facebook, dan mikrobloging Twitter.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar juga menyatakan akan mempelajari kasus tersebut sebelum mengambil sikap. Garuda Pancasila sebagai lambang negara selama ini memang tidak boleh digunakan sembarangan dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
Rehabilitasi Sekolah Jadi Ajang Pungli
Warta Kota/Ichwan Chasani
Program rehabilitasi 48 gedung sekolah negeri di Jakarta dengan anggaran senilai Rp 48 miliar malah menjadi ajang pungutan liar bagi orangtua murid. Tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk pindah sekolah sehingga biayanya dibebankan kepada orangtua yang memindahkan sementara anaknya ke sekolah lain.
Hal itu diungkapkan anggota Komisi E DPRD DKI Ichwan Jayadi, Kamis (28/1) di Jakarta. Ia menyatakan, biaya pemindahan ke sekolah penampung tidak dianggarkan APBD.
"Ujung-ujungnya orangtua murid lagi yang dipungut dan mereka menganggap ini pungutan liar karena seharusnya Dinas Pendidikan sudah memperhitungkan adanya biaya pindah. Nyatanya dinas tidak pernah mengusulkan biaya itu dalam satu paket meskipun kegiatan rehab total sekolah setiap tahun selalu ada," katanya.
Dalam kegiatan reses DPRD DKI beberapa waktu lalu Ichwan banyak menyerap keluhan orangtua murid soal pungutan di sekolah berkaitan dengan rehabilitasi sejumlah sekolah pada tahun 2009. Biaya pindah perabot sekolah ke tempat sekolah penampung sementara dibebankan ke orangtua dengan nilai bervariasi tergantung jarak tempuh dan berapa banyak barang yang diangkut.
Biaya pemindahan perabot SD lebih sedikit dibanding SMP dan SMA yang menelan biaya paling besar karena ada peralatan laboratorium dan sebagainya. Ongkos memindahkan perabot dan sewa gedung untuk menampung peralatan laboratorium maupun ruang kelas untuk proses belajar- mengajar, per siswa SMA mencapai Rp 300.000-500.000.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto mengakui, dalam penyusunan anggaran memang tidak terpikirkan adanya biaya mengungsi bagi sekolah yang direhab total. Selama ini biaya itu tidak dimasukkan dalam satu paket anggaran rehab total.
"Terima kasih untuk masukannya, kami akan carikan solusi masalah ini. Hanya sekarang memang kami belum menemukan solusi terbaik," katanya.
Menurut Taufik, yang lebih rawan adalah pemindahan siswa dan perabot SD dan SMP yang direhab karena tidak ada dana komite sekolah seperti halnya SMAN. Kebutuhan biaya pindah dan sewa tempat untuk proses belajar- mengajar atau menampung peralatan laboratorium yang dibebankan kepada orang tua murid akan lebih besar.
"Memang selama ini tidak ada pos anggaran pemda untuk pemindahan perabot dan lainnya bagi sekolah yang direhab total," tambahnya. Di samping itu, tidak ada biaya untuk kontrak gedung atau sekolah karena memang belum ada harga satuannya. Disdik masih kesulitan menetapkan parameter yang digunakan untuk mengajukan usulan anggaran sewa sekolah sementara. "Karena itu ke depan akan diusahakan semua biaya itu masuk dalam satu paket dalam anggaran rehab total per sekolah," tutur Taufik.
Ia menambahkan, karena situasinya darurat dan rehab bangunan sekolah harus dilaksanakan, maka perlu dicarikan solusi terbaik. "Biaya pindah dan sewa sekolah sementara ini akan kami ajukan dalam APBD perubahan nanti," katanya. (moe)
Wali Kota Nilai Berlebihan Sekolah DO Murid Karena Penghinaan di Facebook
Wali Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Suryatati A Manan, menilai tindakan sekolah yang mengeluarkan empat siswa karena telah menghina gurunya melalui situs jejaring sosial Facebook terlalu berlebihan.
"Pihak sekolah sepertinya terlalu berlebihan, anak-anak tersebut juga punya hak untuk belajar," kata Suryatati usai menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2561 di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Minggu (14/2) dini hari.
Suryatati mengatakan, seharusnya anak-anak tersebut dibina terlebih dahulu sebelum ada tindakan terakhir yang dilakukan oleh pihak sekolah. "Saya akan panggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang," kata Suryatati.
Sedangkan Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah yang dimintai tanggapannya mengaku belum mengetahui ada empat siswa-siswi di SMA 4 Kota Tanjungpinang yang dikeluarkan dari sekolah karena menghina seorang guru perempuan dengan kata-kata kotor melalui Facebook.
"Saya akan cek dulu, nanti saya akan panggil Wali Kota Tanjungpinang," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Ahadi, menilai tindakan sekolah mengembalikan empat siswanya kepada orangtua sudah sesuai aturan.
"Kami menilai tindakan yang diambil pihak sekolah sudah sesuai aturan, dan kami mendukung tindakan yang diambil pihak sekolah untuk mengembalikan siswa tersebut kepada orang tuanya," kata Ahadi.
Menurut Ahadi, empat orang siswa SMA 4 Tanjungpinang yang melakukan penghinaan terhadap seorang guru pelajaran keterampilan tersebut dinilai sudah berlebihan dengan melakukan posting di jejaring sosial Facebook.
"Mereka tidak tahu akibat tindakan mereka itu tersebar luas di dunia maya yang menyebabkan guru tersebut merasa terhina," katanya.
Ahadi mengatakan, dalam tata tertib sekolah sudah dijelaskan seluruh aturan-aturan yang berlaku dan sudah disepakati bersama pihak sekolah dengan orang tua siswa. "Seluruh guru juga sepakat untuk mengembalikan mereka kepada orangtuanya, karena mereka bukan sekali itu saja melakukan tindakan yang tidak pantas. Kalau sekali mungkin masih diberikan teguran atau surat peringatan," katanya.
Tindakan yang diambil tersebut menurut dia juga sebagai pembelajaran kepada siswa, agar anak-anak didik tersebut tertib dan mempunyai sopan santun terhadap guru. "Kalau dibiarkan akan menjadi berbahaya," katanya.
Empat orang siswa kelas XI jurusan IPA yang dikembalikan kepada orang tua tersebut tersebut adalah MA, AN, AR dan YK.
Wakil Kepala Sekolah SMA 4 Tanjungpinang, Yose Rizal menyebutkan, kata-kata yang ditulis siswanya tersebut di Facebook sudah menyebut sesuatu yang sensitif bagi seorang perempuan. "Akibatnya guru yang bersangkutan juga tidak sanggup lagi untuk berhadapan dengan siswa itu," ujarnya. (Antara/ink)
Budaya Sebagai Landasan Menjadi Kota Kreatif
Kota kreatif, ruang kreatif, industri kreatif, ekonomi kreatif inilah yang kini sedang tren, setidaknya 10 tahun belakangan ini di kota-kota di seluruh dunia. Kreativitas yang berbasis budaya, termasuk budaya lokal, karena budaya dan nilai-nilai budaya merupakan aset dan penggerak bagi sebuah kota untuk menjadi lebih imajinatif.
Sumber-sumber budaya merupakan bahan mentah yang menggulirkan proses kreatif sehingga kebijakan publik tentang apapun hendaknya menggunakan pendekatan budaya. Demikian Charles Landrydalam The Creative City: A Toolkit For Urban Innovators.
Bicara soal strategi penggunaan budaya sebagai katalisator dan landasan pertumbuhan ekonomi, ada banyak kisah sukses dari negeri seberang. Inggris, misalnya, dengan beberapa kota yang pernah terbengkalai dan kemudian bangkit dan sukses menjadi kota kreatif. Newcastle, salah satunya.
Di tahun 2002, Newsweek menyebut Newcastle dan Gateshead sebagai salah satu dari delapan kota terkreatif dunia. Padahal di tahun 1980-an keduanya mengalami masa yang pahit, masa kejatuhan dari industri berat, pertambangan, pembangunan kapal, yang pernah jadi penyokong terbesar kota ini.
Kini, kerja sama Newcastle dan Gateshead menghasilkan kota yang menjadi tujuan untuk rekreasi dan tujuan budaya. Tahun 1992, Dewan Gateshead menerbitkan strategi "Urban Regeneration Through the Arts" dan untuk tahun-tahun berikutnya Gateshead melanjutkan strategi regenerasi budaya melalui proyek-proyek publik.
Sebuah jalur pedestrian antara Gateshead dan Newcastle pun dibangun, The Gateshead Millennium Bridge yang dibuka pada 2001 menjadikan ikon tersendiri bagi kota tersebut.
Yang tak kalah menarik adalah regenerasi Grainger Town. Sebuah kota bersejarah yang sempat ditinggalkan pada awal 1990-an dan kemudian hidup kembali dengan Grainger Town Project (1997-2003) yang merupakan program regenerasi heritage (pusaka budaya). Dalam buku UK Trade and Investment -Regeneration UK disebutkan, dari 640 bangunan di area seluas 35 hektar itu, 40 persennya adalah bangunan bersejarah.
Duapuluh tahun setelah area ini mulai luluh lantak, yaitu pada awal 1970-an, setengah dari bangunan bersejarah itu masuk dalam klasifikasi at risk -bangunan bersejarah yang sudah dalam kondisi parah. Restorasi bangunan milik pribadi pun segera dilakukan, bekerja sama dengan sektor swasta. Hasilnya 121 bangunan terselamatkan dan sudah digunakan kembali sebagai kantor, apartemen, ritel, dll. Revitalisasi Grainger Town berhasil menciptakan 1.500 pekerjaan baru, 280 bisnis baru, dan hampir 400 unit perumahan.
Kota Tua Jakarta dengan luas yang hampir 900 hektar barangkali memang terlalu optimis untuk sebuah revitalisasi. Sebuah pilot project di 30-50 hektar kawasan itu mungkin diperlukan. Tentunya dengan program yang bukan sekadar proyek. Sebuah revitalisasi serius yang melibatkan banyak pihak dan tak hanya kelompok atau orang-orang yang itu-itu saja.
Tentunya lagi, perlu rencana yang jelas dan terarah tentang, seperti apa "wajah" kawasan yang direvitalisasi itu nantinya, tanpa menafikkan budaya, peninggalan budaya yang sudah ada di situ. Bahkan, seyogyanya, budaya lokal jadi acuan untuk tinggal landas.
Telah di ketahui bahwa logam mengalami deformasi elastis dan plastis. Deformasi elastis terjadi pada tegangan rendah dan mempunyai tiga karakteristik utama, yaitu (1) bersifat mampu-balik (reversible), (2) antara tegangan dan regangan terdapat hubungan linear dan sesuai dengan hooke, dan (3) deformasi elastis umumnya kecil (yaitu <>
Tegangan di suatu titik dalam benda di definisikan dengan memperhatikan kubus yang tak terhingga kecilnya yang mengelilingi titik tersebut dan gaya yang bekerja pada permukaan kubus tersebut berasal dari material sekitarnya. Gaya tersebut dapat di uraikan menjadi komponen yang sejajar sisi kubus dan bila dibagi dengan luas permukaan kubus menghasilkan sembilan komponen tegangan , lihat gambar 7.7
Gambar 7.7 komponen tegangan normal dan tegangan geser
Komponen σij adalah gaya yang bekerja dalam arah j per satuan luas permukaan yang tegak lurus terhadap arah –i. Jelas, bahwa apabila i = j maka diperoleh komponen tegangan normal (misalnya σxx) yang bersifat tarik (positif) atau tekan (negatif) , dan apabila i tidak sama dengan j (misalnya σxy) didapatkan komponen tegangan geser. Tegangan geser tersebut menghasilkan kopel pada kubus; dan untuk mencegah terjadinya rotasi kubus maka kopel pada permukaan yang saling berhadapan harus seimbang sehingga σij = σji ’ maka , tegangan hanya terdiri dari 6 komponen independent.
Apabila benda mengalami regangan, elemen kecil dalam benda mengalami pergeseran. Apabila posisi awal suatu element didefinisikan oleh koordinat (x, y, z) dan posisi akhirnya adalah (x +u,y +v,z + w) maka perpindahannya adalah (u, v, w). Apabila pergeseran ini konstan untuk semua elemen dalam benda, maka tidak terdapat regangan , dan hanya ada translasi. Pada benda yang berada pada kondisi regangan maka pergeseran bervariasi dari elemen ke elemen. Regangan yang seragam dihasilkan karena pergeseran berbanding lurus denagn jarak; untuk satu dimensi berlaku u = ex, dimna e= du/dx adalah koofisien proposional atau regangan tarik normal. Pada regangan tiga-dimensional yang seragam, maka setiap komponen dari 3 komponenu, v, w merupakan fungsi linear yang dinyatakan dengan koordinatelemen awal, yaitu:
u =
v =
w =
regangan exx = du/dx, eyy = dv/dy, ezz = dw/dz adalah regangan-tarik dalam arah sumbuh x, y dan z. Regangan exy, eyz dan seterusnya, menghasilkan regangan geser dan pada beberapa keadaan menimbulkan perputaran benda pejal. Rotasi tidak menghasilkan regangan dan dapat diperbolehkan sebagai perputaran sumbu referensi(lihat gambar 7.8). oleh karena itu, umumnya , eij = έij + wij dimna έij adalah komponen regangan dan wij adalah komponen rotasi. Namun demikian, apabila regangan –geserdi definisikan sebagai sudut geser, maka besar sudut ini dua kali komponen regangan geser terkait, yaitu y= 2 έij tensor regangan, sama dengan tensor tegangan mempunyai sembilan komponen yang dituliskan sebagai berikut:
Dimna έxx dan seterusnya, adalah tegangan tarik dan Yxy dan seterusnya adalah regangan geser. Dari tensor regangan, semua tipe regangan sederhana dapat diturunkan dengan menetapkan beberapa komponen sama dengan nol. Sebagai contoh, dilatasi murni (yaitu perubahan volume tanpa perubahan bentuk) diperoleh apabila έxx = έyy = έzz dan komponen lainnya semua sama dengan nol. Contoh lain adalah uji tarik uniaksial dimana regangan tarik pada sumbu -x adalah e = έxx, akan tetapi, karena regangan terjadi akibat kontraksi lateral adalah έyy = -ve dan έzz = -ve, dimna v adalah rasio poisson; maka komponen lain dari tensor regangan adalah nol.
Untuk deformasi elastis kecil, tegangan berbanding lurus dengan tegangan. Ini sesuai dengan hukum hooke yang dalam bentuk dalam sederhana menghubungkan tegangan uniaksial, regangan uniaksial dan modulus elastisitas. Pada situasi umum, hukum hooke dituliskan sebagai hubungan linear antara enam komponen tegangan dan enam komponen regangan sebagai berikut:
Konstanta c11, c12,.....cij disebut konstanta kekakuain elastis.
Dengan keadaan mempertimbangkan keadaan simetri kristal, maka banyak diantara konstata elastis sama atau mendekati nol. Jadi pada kristal kubik hanya ada tiga konstata elastis independen yaitu c11, c12 dan c44 untuk tiga mode deformasiindependen, termasuk penerapan (1) tegangan hidrostatik p yang menghasilkan dilatasi θ berikut:
P = - 1/3 ( c11 – c12 ) θ = -K
Dimana K adalah modulus curah, (2) tegangan geser pada permukaan kubus dalam arah sumbu kubus yang mendefinisikan modulus geser μ = c44, dan (3) rotasi pada sumbu kubus yang mendefinisikan modulus geser μ1 = ½ (c11 – c12). Rasio μ/μ1 merupakan faktor anisotropi elastis dan sama dengan satu untuk kristal isotropi elastis dengan 2 c44 = c11 – c12; semua konstanta berkaitan dengan c11 = K + 4/3 μ, c12 = K – 2/3 μ dan c44 = μ
Tabel 7.1 menunjukan bahwa kebanyakan logam tidak bersifat isotropik dan, hanya tungsten yang bersifat isotropik; sedangkan logam alkali dan senyawa –β kebanyakan bersifat anisotropik. Umumnya , 2c44 > (c11 – c 12) sehingga untuk logam anisotropik elastis, E maksimum dalam arah<1> dan minimum dalam arah <1>. Molibdenum dan niobium merupakan pengecualian karena memiliki anisotropi reversi apabila E terbesar berada dalam arah <>. Kebanyakan material komersial adalah polikristalin, oleh karena itu mempunyai sifat isotropi hampir sempurna. Untuk material ini nilai modulus biasanya tidak bergantung pada arah pengukuran karena nilai yang diamati merupakan nilai rata-rata untuk semua arah pada berbagai kristal dalam spesimen. Namun demikian, apabila sewaktu pembuatannya pada butir spesimen polikristalin terjadi orientasi yang diutamakan, maka dalam batasan tertentu material akan berperilaku sebagai kristal tunggal dan terjadi ”pengarahan” terbatas.
B.Deformasi elastis kramik
Pada temperatur ruang, profil kurva tegangan-regangan untuk kramik konvensional mirip dengan kurva logam getas dan dapat dianggap linear-elastis, berarti kurva tetap lurus hingga mendekati titik patah. Pengikatan interatomik yang kuat dari keramik rekayasa mehasilkan kekakuan mekanik. Modulus elastis(elastis,geser) jauh lebih tinggi dibandingkan material metalik. Pada kristal tunggal keramik, modulus ini bersifat anisotropi (misalnya pada alumina). Namun, dalam bentuk polokristalin, keramik bersifat isotropik akibat efek acak hasil pemrosesan (seperti penekanan asostatik); sementara itu, beberapa rute pemrosesan tetap mempertahankan kecenderungan anisotropik(misalnya ekstrusi)). Modulus sangat dipengaruhi oleh keberadaan pengotor, fasa dua dan porositas. Sebagai contoh, modulus elastisitas keramik berkurang akibat meningkatnya porositas. Apabila temperatur pengujian dinaikan, modulus elastisitas biasanya turun; tetapi ada beberapa pengecualian.
Deformasi plastis
A.slip dan pembentukan kembaran
batas rentang elastis sulit didefinisikan dengan tepat, di bawah
suatu nilai tegangan batas elastis tertentu. Jumlah plastisitas (deformasi ireversibel) dapat di abaikan, dan diatas nilai tersebut jumlah deformasi plastis jauh lebih besar dari pada deformasi elastis. Apabila kita perhatikan deformasi logam pada uji-tarik, maka dihasilkan jenis kurva tertentu. Gambar7.1a menampilkan kurva karakteristik tegangan-regangan untuk besi. Tampak bahwa deformasi plastis terjadi secara tiba-tiba di A dan mula – mula berlanjut tanpa penambahan tegangan. Titik A disebut titik luluhdan tegangan dimana hal ini terjadi disebut tegangan luluh. Gambar 7.1b memperlihatkan kurva karakteristik tegangan-regangan dari tembaga, dan tampak bahwa transisi ke rentang plastis berlangsung secara bertahap. Tidak terjadi luluh secara mendadak dan dalam hal ini tegangan yang diperlukan untuk mengawali aliran plastis makroskopik disebut tegangan alir.
Setelah tegangan luluh atau alir dilampaui terjadi deformasi plastis atau permanen, dan hal ini terjadi pada salah satu dari dua proses sederhana, slip(luncur) dan pembentukan kembaran. Pada slip, lihat gambar 7.9a, bagian atas kristal bergerak melewati bagian bawah melalui bidang kristalografi tertentu, yang disebut bidang slip. Slip terjadi melalui pergerakan atom dengan jumlah n (bilangan bulat) vektor kisi dan dengan demikian kontinuitas kisi dipertahankan. Selama pembentukan kembaran (gambar 7.9b), pergerakan atomik tidak merupakan kelipatan bulat vektor kisi, dan kisi yang terbentuk di daerah terdeformasi, meskipun sama dengan kisi induk, memiliki hubungan orientasi kembaran terjadi pada sejumlah bidang atom. Atom pada setiap bidang di dorong ke depan dengan jarak relatif sama dengan atom yang terdapat pada bidang di bawahnya.
B.tegangan geser terurai
semua proses pengerjaan seperti pengerolan, ekstrusi, penempaan dan sebagainya menimbulkan deformasi plastis sehingga operasi tersebut mencakup proses slip atau pembentukan kembaran seperti diuraikan di atas. Sistem tegangan yang diterapkan selama operasi pengerjaan ini seringkali sangat rumit, tetapi agar terjadi deformasi plastis harus ada tegangan geser. Pentingnya tegangan geser dalam slip menjadi jelas dengan mengetahui bahwa tegangan tersebut timbul dalam berbagai proses dan pengujian meskipun tegangan yang diterapkan bukan tegangan geser murni. Hal ini dapat dijelaskan dengan memeriksa kristal silindris dengan luas A yang di uji-tarik secara konvensional dengan beban uniaksial P. Pada pengujian ini, slip terjadi pada bidang slip, lihat bidang bergaris pada gambar 7.10; luas bidang ini adalah A/cosθ, dimana θ adalah sudut antara normal bidang, OH, dan sumbu gaya tarik. Gaya P yang diterapkan dapat diuraikan dalam gaya tegak lurus bidang dalam bidang dalam arah OH sebesar P cosθ dan gaya dalam arah OSyaitu P sinθ . OS adalah garis dengan kemiringan terbesar pada bidang slipdan gaya P sinθ adalah gaya geser. Ternyata bahw tegangan kerja(gaya/luas) terdiri dari dua komponen gaya; gaya normal (P/A) cos kuadratθ yang memisahkan atom, dn tegangan geser (P/A) cosθ sinθ yang menggeser atom satu sama lainnya.